...
PT. AGM
Request A Quote

TUG Assist & Pilotage

Kami Tawarkan

Tug Assist & Pilotage

Dengan tim profesional maritim yang berpengalaman, kami berdedikasi untuk menyediakan layanan terbaik dalam setiap operasi penarikan.

01

Keamanan Manuver Kapal Lebih Terjamin

Kapal besar sulit bermanuver di area sempit pelabuhan, dengan pengaruh angin dan arus. Tug assist membantu mengendalikan posisi kapal sehingga risiko tabrakan dengan jetty, kapal lain bisa diminimalisir.
02

Efisiensi Waktu Sandar/Lepas Sandar

Dengan bantuan tugboat, proses kapal merapat atau meninggalkan dermaga bisa lebih cepat dan terkendali. Ini mengurangi potensi keterlambatan jadwal bongkar muat serta mempercepat rotasi kapal di pelabuhan.
03

Mengurangi Beban Mesin & Awak Kapal

Tanpa tug assist, kapal harus mengandalkan mesin utama dan thruster yang boros bahan bakar. Dengan tugboat dan assist, beban kerja mesin dan awak kapal berkurang, sehingga lebih hemat biaya operasional.
04

Meningkatkan Standar Keselamatan

Otoritas pelabuhan mewajibkan kapal tertentu (kapal tanker, kapal curah besar) untuk menggunakan tug assist demi keselamatan. Dengan menggunakan jasa ini, kapal sudah memenuhi aturan keselamatan pelayaran.
LAYANAN

LAYANAN

Menarik, Mendorong, Mengendalikan arah, dan Memberikan bantuan darurat. Tanpa tugboat, banyak kapal besar tidak bisa masuk atau keluar pelabuhan dengan aman.

Jasa Tug Assist
PROSES

Proses Tug Assist

ships-maneuver-in-the-port
  • Pilotage request: Kapal yang akan sandar wajib meminta jasa pandu (marine pilot).
  • Pilot, Nakhoda, dan tug master berkomunikasi mengenai rencana manuver: posisi jetty, kondisi arus, angin, draft kapal, dan jumlah tug yang dibutuhkan.
  • Tugboat disiagakan di area sesuai instruksi otoritas pelabuhan.
Pendekatan Kapal ke Area Jetty
  • Pilot naik ke kapal target untuk memandu manuver.
  • Kapal diarahkan menuju jalur masuk pelabuhan dengan kecepatan rendah.
  • Tugboat mulai mendekat dari arah yang sudah ditentukan (haluan, buritan, atau sisi kapal).

Tugboat biasanya diposisikan:

  • Di haluan (bow tug) → mengendalikan arah depan kapal.
  • Di buritan (stern tug) → mengendalikan arah belakang kapal.
  • Jika kapal sangat besar, bisa ditambah side tug di sisi lambung.

Tugboat siap melakukan push (mendorong) atau pull (menarik) sesuai instruksi pilot.

  • Tugboat bekerja bersama mesin kapal utama untuk mengatur posisi.
  • Pergerakan disesuaikan dengan kondisi arus & angin.
  • Kapal diarahkan perlahan menuju jetty dengan kecepatan sangat rendah (biasanya < 0,5 knot).
  • Tugboat di buritan atau sisi membantu menahan gaya dorong kapal agar tidak menabrak dermaga terlalu keras.
  • Bow tug mengontrol agar haluan tetap lurus dengan dermaga.
  • Kapal ditempelkan tepat di atas fender jetty dengan hati-hati.
  • Saat posisi kapal sudah sesuai, mooring team di darat menerima tali tambat dari kapal.
  • Tali diikat ke bollard dermaga untuk mengamankan kapal.
  • Tugboat tetap siaga sampai kapal benar-benar aman tertambat.
  • Setelah kapal terikat dengan baik dan dianggap stabil, tugboat melepaskan tali bantuan.
  • Tugboat kemudian kembali ke posisi standby atau keluar area jetty.